INTERVENSI BERBASIS SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK

https://doi.org/10.36082/phpj.v1i2.2845

Authors

  • Roben Suhadi Pasaribu Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Rikawarastuti Rikawarastuti Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Ita Yulita Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Ni Nyoman Kasihani Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Dian Muliawati Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Olinne Juzika Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Vitri Nurilawaty Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Emini Emini Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Ngatemi Ngatemi Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia

Keywords:

demonstrasi, edukasi, flipchat, kesehatan gigi dan mulut, murid SD

Abstract

Tingginya prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat global. World Health Organization (2022) melaporkan bahwa sekitar 3,5 miliar orang di seluruh dunia mengalami penyakit gigi dan mulut. Di Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia (2023) menunjukkan bahwa setengah penduduk berusia ?3 tahun mengalami keluhan gigi dan mulut dalam setahun terakhir, namun hanya sebagian kecil yang memanfaatkan pelayanan medis. Rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan akses pelayanan turut memperburuk kondisi ini, termasuk pada anak sekolah dasar yang berada pada fase pembentukan perilaku kesehatan jangka panjang.   Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat insidental di Madrasah Ibtidaiyah Al Anwar, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari oleh sembilan dosen dengan sasaran murid kelas 1–6 melalui ceramah interaktif menggunakan flipchart, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar dengan model rahang dan sikat gigi, serta praktik langsung oleh murid. Setiap murid juga menerima paket sikat gigi dan pasta gigi untuk mendukung praktik di sekolah dan di rumah.   Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman, partisipasi aktif, dan antusiasme murid. Banyak murid mampu menjawab pertanyaan evaluasi dengan benar dan mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar. Program ini selaras dengan rekomendasi WHO dan FDI yang mendorong promosi kesehatan gigi berbasis sekolah. Oleh karena itu, edukasi kesehatan gigi yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk membentuk perilaku sehat sejak dini dan menurunkan beban penyakit di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-06