MENGKONSUMSI BUAH ALPUKAT (PERSEA AMERICANA) TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA MENENGAH PERTAMA

https://doi.org/10.36082/phpj.v1i1.2589

Authors

  • Almayda Fanani Katili Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Ita Yulita Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Tedi Purnama Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia
  • Emini Emini Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Jakarta I, Indonesia

Keywords:

Buah alpukat, pH saliva

Abstract

Latar belakang: Kesehatan gigi dan mulut sangat dipengaruhi oleh keseimbangan pH saliva yang berperan penting dalam mencegah terjadinya karies dan gangguan lainnya pada rongga mulut. Faktor makanan, khususnya buah-buahan yang kaya nutrisi dan bersifat basa dapat memengaruhi pH saliva. Salah satu buah yang memiliki kandungan fosfat, kalsium, serta pH yang relatif tinggi adalah alpukat. Kandungan tersebut diketahui dapat berperan sebagai buffer alami yang membantu menetralkan keasaman mulut dan menjaga kestabilan pH saliva. Tujuan: Mengetahui gambaran pH saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah alpukat (Persea americana) pada siswa kelas VII SMP Katolik Maria Depok. Metode: Jenis penelitian ini adalah Pra-Eksperimen dengan rancangan one grup pretestposttest, dengan teknik total sampling pada 46 murid kelas VII SMP Katolik Maria Depok. Instrumen yang digunakan lembar pemeriksaan dan pH meter. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum mengkonsumsi buah alpukat didapatkan rata-rata pH saliva 7,07 dan sesudah mengkonsumsi buah alpukat rata-rata pH saliva menjadi 7,45. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pH saliva sebelum dan sesudah mengkonsumsi buah alpukat.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-08-15